Kediri (tahukediri.id) – Sebuah kebakaran lahan rumpun bambu milik Nikmatul Qoiriyah, Dusun Parerejo, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri terjadi pada Kamis (6/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga saat kobaran api sudah membesar. Sehingga, sebagian warga berupaya memadamkan api secara mandiri, sementara lainnya menghubungi petugas Damkar Pos Pare untuk penanganan lebih lanjut dan tidak melebar ke pemukiman.
“Kebakaran diketahui warga saat api sudah membesar. Sebagian warga berusaha untuk memadamkan dan sebagian minta bantuan petugas Damkar Pos Pare,” ujar Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Sebelumnya, pihaknya menerima laporan kejadian kenakaran sekitar pukul 13.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 14.06 WIB dan tiba empat menit kemudian untuk melakukan penanganan.
Dalam upaya pemadaman hingga pendinginan, sebanyak enam personel diterjunkan dengan mengoperasikan dua unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter.
Berkat penanganan cepat sesuai standar operasional prosedur (SOP), api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WIB.
Meski kebakaran menghanguskan rumpun bambu dengan estimasi kerugian sekitar Rp10 juta, petugas berhasil menyelamatkan dua unit rumah warga serta sebuah kandang ayam yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
Pihaknya menghimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kerugian dapat diminimalkan. [nik/ang]

