Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Tak Sekadar Meriahkan HUT RI, Lomba Catur PHBN Pare Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

    Tak Sekadar Meriahkan HUT RI, Lomba Catur PHBN Pare Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 6 Agustus 2026 - 19:51
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Semangat Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terlihat di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Berbagai lomba jenis olahraga mengawali semarak hari ulang tahun kemerdekaan 2026. Di antaranya lomba catur yang diselenggarakan pada hari ini, Kamis (6/8/).

    Sebanyak 32 pelajar SMP dan MTs negeri maupun swasta se-Kecamatan Pare mengikuti olahraga adu strategi tersebut. Total peserta yang terdiri atas 18 putra dan 14 putri itu saling beradu kemampuan memikirkan strategi terbaik di atas papan catur.

    Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Althaf Haidar, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pare. Meski baru pertama kali mengikuti lomba catur tingkat kecamatan, Althaf mampu melaju hingga babak semifinal.

    Banner Promo

    “Seru. Agak gugup, tapi lancar,” ujar Althaf saat ditemui usai pertandingan.

    Althaf mengaku mengikuti lomba tersebut untuk meningkatkan kemampuan bermain caturnya setelah sebelumnya berhasil melalui seleksi internal selama tiga hari yang diikuti siswa kelas VII hingga IX. Dari proses itu dipilih masing-masing dua peserta putra dan dua peserta putri.

    Menurutnya, tantangan terbesar dalam permainan catur adalah menghitung kemungkinan langkah yang akan dilakukan lawan.

    “Kalkulasinya, memikirkan langkah selanjutnya dari lawan. Gerakannya bagaimana ke depannya,” ungkapnya.

    Meski baru menjalani pengalaman pertamanya di ajang resmi, Althaf mengaku siap kembali bertanding apabila ada kesempatan mengikuti kejuaraan serupa. “Insyaallah ikut lagi,” Imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Catur PHBN Kecamatan Pare, Arif, mengatakan lomba catur merupakan agenda rutin dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI di tingkat kecamatan.

    “Selain catur ada tenis meja, bulu tangkis, voli, lari 5K, kemudian ada dari Futsal untuk yang sebelum-sebelumnya. Ini kegiatan memang rutin dalam rangkaian PHBN Kecamatan Pare,” jelasnya.

    Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan pare juga menggelar lari 5k untuk kalangan SMP-SMA sederajat dan gerak jalan tingkat SD, serta Tenis Meja jenjang SMA/SMK sederajat di hari yang sama.

    Arif menjelaskan, meski cabang catur sempat vakum sekitar dua hingga tiga tahun setelah pandemi Covid-19. Namun gelaran olahraga otak tersebut selalu mendapat sambutan baik bagi peminatnya, terutama kalangan pelajar termasuk tahun ini.

    “Alhamdulillah, di Kecamatan Pare peminatnya banyak karena ada klubnya juga di Pare itu. Dan masing-masing sekolah itu juga punya guru ekstra dari luar, dari privat kadang. Sehingga animo masyarakat, termasuk wali murid dan juga siswa sendiri itu sangat banyak sekali,” ujarnya.

    Menurutnya, penyelenggaraan lomba bukan sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit atlet berprestasi.

    “Jadi ini hanya bukan sekedar hanya pelaksanaan kegiatan memeriahkan PHBN aja tapi target mereka sebetulnya jauh ke depan, bahkan bisa jadi pengin jadi pemain nasional,” jelasnya.

    Arif menambahkan, tradisi penyelenggaraan lomba catur di Kecamatan Pare telah berlangsung sejak sekitar tahun 1990-an.

    Dengan tingginya minat masyarakat, ia berharap cabang olahraga ini terus dipertahankan sebagai wadah pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet catur berprestasi dari Kabupaten Kediri.

    “Iya, agenda itu sebenarnya kita melihatnya di masyarakat, yang kita tujuannya memotivasi siswa agar cita-cita mereka itu ada yang mensuplai, ada motivasi. Karena dengan adanya program dari kabupaten, bahkan seperti apa ya itu pelatkab. Nanti pelatihan kabupaten itu sudah diambil dari anak-anak yang berbakat, nanti dibina, dibiayai untuk mewakili catur di Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

    Pelaksanaan PHBN di Kecamatan Pare dijadwalkan hingga 27 September mendatang. [nik/ang]

    Berita Kediri HUT ke 81 RI Lomba Catur PHBN Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePHBN Kecamatan Pare Dimulai, Lomba Gerak Jalan Siswa SD Semarakkan HUT RI Ke-81
    Next Article Api Lahap Rumpun Bambu di Gedangsewu Pare, Respons Cepat Damkar Cegah Merembet ke Permukiman

    Info Lainnya

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54

    Tertibkan Mafia Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Surati Pedagang yang Kuasai Lebih dari 5 Unit

    24 September 2026 - 20:45

    15 Pedagang Minta Kepastian Sewa Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Ungkap Banyak Lapak Belum Terpakai

    24 September 2026 - 20:10

    Ratusan Pedagang Pasar Bandar dan Pahing Belum Urus Legalitas, Perumda Beri Waktu 7 Hari

    24 September 2026 - 08:47
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54

    Tertibkan Mafia Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Surati Pedagang yang Kuasai Lebih dari 5 Unit

    24 September 2026 - 20:45

    15 Pedagang Minta Kepastian Sewa Kios, Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Ungkap Banyak Lapak Belum Terpakai

    24 September 2026 - 20:10
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.