Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dinkes Kota Kediri Gelar TOSS TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Dhoho Car Free Day

    Dinkes Kota Kediri Gelar TOSS TBC dan Cek Kesehatan Gratis di Dhoho Car Free Day

    Mohamad EdyMohamad Edy News 9 November 2025 - 13:41
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menggelar kegiatan TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) di Dhoho Car Free Day (CFD, Minggu (9/11/2025). Kegiatan ini dilakukan serentak di delapan provinsi di Indonesia sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Suprianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit tuberkulosis (TBC) serta pentingnya deteksi dini.

    “Kegiatan hari ini adalah TOSS TBC di Car Free Day. Ini merupakan himbauan dari Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan serentak di delapan provinsi, termasuk Jawa Timur,” terang Hendik.

    Menurutnya, Kota Kediri mencatat rata-rata 1.800 kasus baru TBC setiap tahun. Namun sekitar 50 persen di antaranya berasal dari luar wilayah, terutama Kabupaten Kediri. Hal ini disebabkan banyak warga luar daerah yang bekerja atau berobat ke fasilitas kesehatan di Kota Kediri.

    Selain TOSS TBC, kegiatan juga dirangkai dengan CKG (Cek Kesehatan Gratis), yang meliputi skrining penyakit tidak menular serta pemeriksaan gejala TBC.

    “Harapannya masyarakat bisa melakukan deteksi dini sebelum sakit. Jangan menunggu sampai gejala berat baru memeriksakan diri,” imbuh Hendik.

    Ia menegaskan bahwa bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti kegiatan di Car Free Day, layanan pemeriksaan kesehatan gratis bisa diakses di seluruh Puskesmas di Kota Kediri, tanpa biaya.

    Waspadai Gejala Utama TBC

    Hendik juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala utama TBC, yaitu batuk lebih dari dua minggu yang tidak kunjung sembuh.

    “Jika sudah diobati tapi tidak membaik, itu indikasi pertama. Gejala tambahan bisa berupa batuk berdarah, berat badan turun, nafsu makan berkurang, panas tubuh yang tidak tinggi tapi berlangsung lama, serta keringat malam,” jelasnya.

    Dinas Kesehatan menekankan pentingnya pengobatan tuntas selama enam bulan agar pasien benar-benar sembuh dan tidak menularkan penyakit ke orang lain.

    “Dua bulan pertama biasanya dahak sudah negatif, tapi pengobatan harus dilanjutkan sampai enam bulan. Kalau berhenti di tengah jalan, bisa muncul TB resisten obat yang lebih sulit disembuhkan,” tegas Hendik.

    Gerakkan Kader untuk Edukasi Masyarakat

    Selain kegiatan pemeriksaan di CFD, Dinas Kesehatan juga menggerakkan kader-kader kesehatan di wilayah untuk melakukan promosi dan edukasi kepada masyarakat. Mereka aktif mencari dan menemukan kasus potensial di lapangan.

    “Masih banyak masyarakat yang sudah lama batuk tapi tidak sadar kalau itu bisa jadi TBC. Kadang baru periksa setelah parah. Pola pikir ini harus diubah: lebih baik periksa lebih awal,” ujarnya.

    Hendik menambahkan, tingkat kesembuhan TBC sebenarnya tinggi, asalkan pasien patuh menjalani pengobatan sampai selesai.

    “Kunci utama adalah kepatuhan. Kalau disiplin minum obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, TBC bisa sembuh total,” tutupnya.

    Dinas Kesehatan Kota Kediri Pemkot Kediri TBC
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSemangat Kepahlawanan Lewat Rock Day Festival 2025, Mbak Wali: Musik Jadi Ruang Ekspresi dan Persatuan
    Next Article Diduga Korsleting Powerbank, Bengkel di Ngasem Kediri Terbakar

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.