Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Pemkot Kediri Luncurkan QRIS Parkir Agar Pendapatan Daerah Lebih Aman

    Pemkot Kediri Luncurkan QRIS Parkir Agar Pendapatan Daerah Lebih Aman

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 4 Desember 2025 - 11:42
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Wali Kota Kediri luncurkan QRIS Parkir. [Tania/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi meluncurkan kawasan parkir digital berbasis QRIS dalam Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (4/12/2025). Langkah ini menjadi penanda masuknya sistem perparkiran Kota Kediri ke era modern yang lebih transparan, terekam digital, dan aman bagi masyarakat.

    Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa digitalisasi menjadi tuntutan pelayanan publik yang tidak bisa lagi ditunda. Sistem parkir berbasis QRIS, kata Vinanda, merupakan bentuk inovasi sekaligus upaya memperkuat profesionalisme pengelolaan retribusi daerah.

    “Digitalisasi parkir melalui QRIS adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan bagi masyarakat. Semua transaksi akan tercatat otomatis dan bisa dicek kapan saja melalui aplikasi,” ujarnya.

    Menurut Mba Wali, keberhasilan penerapan sistem baru ini sangat bergantung pada kesiapan dan pemahaman para juru parkir (jukir) yang menjadi garda terdepan layanan di lapangan. Para jukir diminta untuk terus belajar, memahami mekanisme pembayaran digital, dan mampu mengedukasi masyarakat yang belum terbiasa.

    “Kalau masyarakat bertanya ‘bayarnya bagaimana? jukir harus bisa menjelaskan. Baju dan seragam sudah diberikan, tapi yang lebih penting adalah pemahaman. Integritas juga wajib dijaga. Tarif harus jelas, tidak boleh dimainkan,” tegasnya.

    Selain meningkatkan kualitas layanan publik, digitalisasi ini juga ditujukan untuk memperbaiki tata kelola pendapatan daerah. Sistem QRIS membuat seluruh transaksi parkir terekam secara sistematis, sehingga meminimalkan potensi kebocoran retribusi.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin Yuswanto menjelaskan bahwa penerapan QRIS memberikan keuntungan bagi semua pihak, baik pemerintah, jukir, maupun masyarakat. Penggunaan transaksi digital membuat pengelolaan pendapatan lebih aman dan mengurangi risiko uang hilang atau salah hitung.

    “Dari sisi pendapatan daerah lebih aman, dari sisi jukir juga lebih nyaman karena tidak harus membawa banyak uang tunai. QRIS ini terutama akan memudahkan pengunjung dari luar kota. Kalau ada yang tidak punya aplikasi, pembayaran tunai tetap diterima,” jelasnya.

    Arief juga mengingatkan bahwa di Kota Kediri terdapat 28 ruas jalan yang khusus digratiskan bagi warga Kota Kediri. Pengunjung luar kota tetap dikenakan tarif parkir sesuai ketentuan. Ciri jukir resmi pun ditegaskan: menggunakan seragam yang telah ditetapkan.

    Dengan diluncurkannya sistem ini, Pemerintah Kota Kediri berharap pengelolaan parkir semakin profesional dan pendapatan daerah dapat tercatat lebih akurat untuk kembali digunakan meningkatkan kualitas layanan publik. ***

    Reporter: Inggar Tania Laurina

    jatim kediri QRIS Parkir
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKunjungan Dubes Palestina ke Kediri, Wali Kota Vinanda Prameswati Tegaskan Komitmen Moderasi Beragama dan Perdamaian
    Next Article Masuki Masa Purna, 212 ASN Kota Kediri Didorong Tetap Aktif dan Produktif

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.