Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Peternak Burung Kenari Merlok di Kediri Raup Jutaan Rupiah per Bulan

    Peternak Burung Kenari Merlok di Kediri Raup Jutaan Rupiah per Bulan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 24 Februari 2025 - 06:48
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Peternak Burung Kenari Merlok, Hariadi, warga Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Budidaya burung kenari merah lokal (Merlok) semakin diminati oleh para pecinta burung kicau. Salah satu peternak sukses yang menekuni bisnis ini adalah Hariadi, warga Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

    Berawal dari hobi, Hariadi kini mampu menghasilkan pendapatan antara Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap bulan dari hasil budidaya burung kenari Merlok.

    “Selama ini penjualan lancar karena banyak yang mencari kenari Merlok,” ujar Hariadi.

    Keunikan Burung Kenari Merlok

    Menurut Hariadi, tingginya permintaan terhadap burung kenari Merlok disebabkan oleh keunikan warnanya yang cerah dan mencolok.

    “Keunikan utama kenari Merlok terletak pada warna bulunya yang cerah dan indah, sehingga menarik perhatian para pecinta burung kenari. Warna yang pekat dan menyala pada burung kenari ini menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditolak oleh pembeli,” jelasnya.

    Selain itu, dari segi perawatan, burung kenari Merlok tidak jauh berbeda dengan jenis kenari lainnya. Namun, ada perlakuan khusus untuk mempertahankan serta meningkatkan keindahan warnanya.

    “Perawatan utama terletak pada pemberian sawi hijau secara rutin. Ini penting untuk memperkuat warna merah pada kenari Merlok,” tambah Hariadi.

    Selain pemberian pakan yang tepat, burung kenari Merlok juga membutuhkan penjemuran selama 15 hingga 20 menit saat memasuki masa mutasi warna. Proses ini bertujuan untuk menjaga kualitas warna bulu agar tetap cerah dan menarik.

    Pasar Luas dan Harga Kompetitif

    Pembeli burung kenari Merlok hasil budidaya Hariadi tidak hanya berasal dari Kota Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Malang, dan Surabaya. Mayoritas pembeli melakukan transaksi secara online dan pengiriman dilakukan melalui kereta api.

    Hal ini menunjukkan bahwa budidaya kenari Merlok yang dikelola oleh Hariadi telah menjangkau pasar yang cukup luas.

    Dari segi harga, burung kenari Merlok hasil budidaya Hariadi memiliki variasi harga yang bergantung pada usia dan kualitasnya. Untuk burung yang berusia tiga bulan, harga berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per ekor.

    Sementara itu, burung dewasa dijual dengan harga Rp900 ribu hingga Rp1 juta per ekor. Kualitas menjadi faktor utama dalam menentukan harga jual burung kenari Merlok.

    Dengan keberhasilannya ini, Hariadi menjadi contoh inspiratif bahwa hobi yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

    Ia berharap usaha budidaya burung kenari Merlok miliknya terus berkembang dan mampu memenuhi tingginya permintaan pasar. ***

    Burung Kenari Merlok jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleInovasi Batik Ecoprint, Produk Ramah Lingkungan dari Kediri
    Next Article Sejarah dan Perkembangan Sentra Genteng Nglayur, Trenggalek

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.