Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Warga Duwet Kediri Kumpulkan 6 Artefak Temuan, LAD Harap Ada Museum Mini di Desa

    Warga Duwet Kediri Kumpulkan 6 Artefak Temuan, LAD Harap Ada Museum Mini di Desa

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Seni dan Budaya 24 April 2026 - 21:08
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Warga Desa Duwet Kabupaten Kediri kumpulkan artefak bersejarah. [nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Warga Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri kembali menemukan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Kali ini, sebuah batu yoni ditemukan di area persawahan warga dan telah dipindahkan pada Selasa (21/4/2026) lalu.

    Kepala Lembaga Adat Desa (LAD), Candra David Pratama, mengungkapkan bahwa penemuan tersebut sebenarnya sudah terjadi sekitar tiga bulan lalu. Namun, proses pemindahan baru dilakukan setelah masa panen selesai.

    “Dulunya pas waktu di tanemi jagung (ditemukan Yoni), pas kita pindahkan kemaren pas selsai panen padi,” ujarnya saat dikonfirmasi reporter tahukediri.id, Jumat (24/4/2026).

    David melanjutkan, pada saat ditemukan, batu yoni tersebut tidak dalam kondisi utuh. Beberapa bagian seperti bibir atas mengalami kerusakan, dan bagian pancuran airnya sudah hilang.

    Penemuan Yoni ini menambah daftar temuan artefak lainnya di Desa Duwet. David menyebutkan, awal ditemukan ODBC adalah berupa struktur batu yang diduga bagia dari candi, dan ompak.

    “Kalau yang awal pada waktu galianse itu ditemukan struktur batu candi dan ompak,” katanya.

    Kini, ada total enam artefak yang di simpan sementara di rumah Mbah Sumali, warga desa setempat yang di percaya menyimpan benda-benda yang diduga memiliki nilai sejarah tersebut.

    Warga Desa Duwet Kabupaten Kediri kumpulkan artefak bersejarah. [nanik/tahukediri.id]

    Di antaranya tiga ompak dengan model berbeda, serta sebuah lumpang yang bagian bawahnya telah berlubang, dan terakhir sebuah yoni yang baru ditemukan beberapa waktu lalu.

    Dengan banyaknya ODCB, LAD berharap ada ruang khusus untuk tempat cagar budaya di Kantor Desa, sehingga bisa menjadi museum mini untuk edukasi bagi masyarakat sekitar.

    “Untuk pembuatan museum itu harapan kita dari LAD mbak. Jadi kita masih berencana untuk mengkordinasikan ke kades duwet mbak,” terangnya.

    Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri Mustika menilai istilah museum tidak bisa digunakan sembarangan, karena ada beberapa hal yang ditekankan untuk pembuatan museum itu sendiri.

    “Kemarin tidak disarankan, karena pada dasarnya Museum adalah Lembaga (bukan semata-mata bangunan penyimpanan),” terangnya.

    Menurut Mustika, selain bangunan, lembaga museum harus memiliki tiga unsur yakni administrasi, kurasi, dan keamanan.

    Namun Ia menyarankan agar desa menggunakan istilah lain yang sepadan jika ingin mengela temuan tersebut secara mandiri.

    “Kemarin disampaikan, apabila benda/artefak tersebut akan dilestarikan oleh desa, maka sebaiknya namanya Gedung Artefak atau Gedung Arca atau nama lain yang maknanya sepadan,” tandasnya. [nik/ang]

    Artefak Kediri Berita Kediri Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemkot Kediri Tata PKL Timur Pasar Setono Betek
    Next Article Puluhan Siswa Kota Kediri Diduga Keracunan MBG, Satgas Tutup Sementara SPPG

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Sensus Ekonomi Kediri Hampir Rampung, Usaha Online Jadi Salah Satu Tantangan

    29 Agustus 2026 - 19:48
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.