Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»27 SPPG PBNU Resmi Diluncurkan, Lirboyo Ditargetkan Tambah Hingga 20 Dapur Gizi

    27 SPPG PBNU Resmi Diluncurkan, Lirboyo Ditargetkan Tambah Hingga 20 Dapur Gizi

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 14 April 2026 - 19:35
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Badan Gizi Nasional meresmikan 27 titik SPPG di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Gizi Nasional meresmikan 27 titik SPPG di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk SPPG di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang disahkan hari ini, Selasa (14/4/2026).

    Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa, selain 27 SPPG yang diresmikan hari ini, pihaknya telah memiliki 254 SPPG yang sudah beroperasi.

    “Alhamdulillah sekarang total sudah ada lebih dari 250 SPBG yang sudah beroperasi, sudah berjalan,” lanjutnya.

    Di Ponpes Lirboyo sendiri, lanjutnya, sudah dua SPPG yang sudah beroperasi. Pihaknya berharap Ponpes Lirboyo bisa membuka 15-20 SPPG lagi mengingat jumlah santri yang mencapai 52.000 santri.

    “Sekarang baru ada dua SPPG yang sudah jalan (di Ponpes Lirboyo). Ya, tadi kita bicara dengan wakil kepala BGN, beliau mengatakan kita coba dorong akselerasi kalau bisa enam SPPG. Mudah-mudahan setelah itu akan bertambah lagi,” imbuhnya.

    Sementara itu, Tim Koordinasi dan Akselerasi (TKA) Program MBG, yang diwakili oleh KH. Fahmy Akbar Idries, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen besar NU untuk membangun 1.000 dapur layanan gizi hingga tahun 2025.

    “Ketika NU memberikan komitmen untuk membangun 1.000 dapur, maka per hari ini sudah ada 254 yang sudah beroperasi. Jadi sudah beroperasi kalau 3.000 penerima manfaat tinggal dikalikan saja jumlahnya,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut pihaknya juga membangun kolaborasi strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sektor industri keuangan untuk membuka akses permodalan, termasuk peluang investasi dan refinancing melalui kegiatan business matching.

    Dukungan serupa disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Ia menilai program SPPG di Lirboyo tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    “Terus tadi ada event tadi bisnis matching ya, di mana produk-produk masyarakat, kemudian ada pembiayaannya. Ada bank-bank yang melakukan pembiayaan, kemudian kegiatan-kegiatan masyarakat didukung oleh pembiayaan bank tersebut, hasilnya kemudian diserap oleh SPPG. Nah, ini ini yang dibutuhkan.
    Jadi bukan hanya memberikan makanan, tetapi bagaimana, apa namanya, kegiatan-kegiatan masyarakat yang mengakibatkan perekonomian masyarakat meningkat.,” terangnya.

    Program MBG yang digagas bersama ini diharapkan terus berkembang sebagai solusi komprehensif—tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan sosial berbasis komunitas. [nm]

    Berita Kediri Ponpes Lirboyo Kediri SPPG Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePMK di Kediri Nyaris Nol, 247 Ternak Sembuh dan Tak Ada Kasus Aktif
    Next Article Harga Bahan Naik, UMKM Kediri Ini Pilih Stabilkan Harga dan Genjot Produksi

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.