Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Alasan Makan Bergizi Gratis Cenderung Hambar Menurut Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional

    Alasan Makan Bergizi Gratis Cenderung Hambar Menurut Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 27 Agustus 2025 - 20:50
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Ahmad Kudori. [Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Keberadaan Makan Siang Gratis (MBG) masih menjadi pro kontra, tak hanya dewasa tetapi juga anak-anak yang cenderung tidak menyukai olahan makanan dari pemerintah tersebut karena dirasa hambar.

    Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Ahmad Kudori menjelaskan, program makan gizi gratis bukan hanya untuk pemenuhan gizi anak, ibu hamil, dan ibu menyusui tetapi juga sebagai edukasi makan makanan sehat.

    “Kalau hambar, anak-anak kita mungkin karena sudah terbiasa dengan makan instan. Rasanya kan enak kan di lidah instan? Kenapa kok rasanya enak di lidah instan itu? Kita melatih anak-anak kita untuk belajar tidak mengkonsumsi terlalu banyak bahan kimia,” jelasnya kepada reporter tahukediri.id, pada Rabu 27 Agustus 2025.

    Kudori menambahkan, dalam setiap SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) terdapat ahli gizi yang akan menentukan porsi maupun kandungan gizi dalam setiap makanan yang disajikan. Salah satunya pemberian susu yang tidak diberikan setiap hari.

    Sementara nilai porsi MBG terdiri dari dua tipe yakni untuk anak kelas 3 SD ke bawah, PAUD, balita dengan nilai bahan makan Rp8.000 per porsinya, sedangkan bagi anak kelas 4 SD ke atas, SMP, SMA adalah Rp10.000 per porsinya.

    “Makan bergizi gratis itu kan 1 kali makan, sehari kan 1 kali. Makan pagi ada yang untuk anak-anak TK, PAUD, kan pagi dia sekolahnya. Untuk siang, makan siang anak SMP, SMA gitu,” terangnya.

    Di Kabupaten Kediri sendiri sudah ada lebih dari 10 SPPG yang sudah beroperasi dan direncanakan akan bertambah lagi sesuai jumlah kebutuhan penerima manfaat. Untuk diketahui setiap satu SPPG, memiliki kapasitas sebanyak 3.000 hingga 3.500 penerima manfaat. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Badan Gizi Nasional kediri Makan Bergizi Gratis Tenaga Ahli
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWarga Tiga Desa di Kediri Geruduk Kecamatan, Tolak Tambang Pasir
    Next Article Persik Kediri Rekrut Rendy Sanjaya, Eks Persis Solo dan Garuda Select untuk Perkuat Skuad U23

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.