Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Buka Lomba Cipta Tari Kreasi Pecut Samandiman, Gus Qowim: Budaya Patut Dikembangkan

    Buka Lomba Cipta Tari Kreasi Pecut Samandiman, Gus Qowim: Budaya Patut Dikembangkan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 3 Agustus 2025 - 20:39
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Semarak Hari Jadi Kota Kediri ke-1146 semakin terasa dengan digelarnya Lomba Cipta Tari Kreasi Pecut Samandiman, di Kawasan Goa Selomangleng Kediri, Minggu (3/8/2025). Pembukaan ditandai dengan lecutan pecut oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha bersama jajaran OPD dan para peserta lomba.

    Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta lomba dari berbagai daerah, yang hadir di Kota Kediri.

    “Semangat para peserta menjadi bukti bahwa budaya patut untuk dilestarikan dan dikembangkan secara kreatif agar tetap hidup serta mengakar dalam masyarakat,” ucapnya.

    Gus Qowim juga menegaskan bahwa Pecut Samandiman merupakan simbol kesenian dan warisan budaya khas Kota Kediri yang sarat akan makna, kekuatan, dan filosofi lokal. Pemerintah Kota Kediri pun telah mendaftarkan kesenian ini sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ke Kementerian Hukum dan HAM, sebagai bentuk perlindungan terhadap keunikan ukuran pecut dan teknik memainkannya.

    “Melalui Lomba Cipta Tari ini, saya mengajak seluruh pegiat seni untuk mengeksplorasi nilai artistik dan berinovasi, agar Pecut Samandiman terus dinikmati dan dapat diterima oleh lintas generasi,” lanjut Gus Qowim.

    Tak lupa, Wakil Wali Kota Kediri juga menekankan bahwa pelestarian budaya tidak dapat dilakukan sendiri. Melainkan butuh kolaborasi antar generasi dan lintas komunitas seni, agar budaya Pecut Samandiman ini tetap relevan di tengah arus zaman.

    Lomba Cipta Tari Kreasi Pecut Samandiman merupakan wujud nyata upaya pelestarian budaya khas Kota Kediri, sekaligus menjadi ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda dalam mengembangkan seni tradisional. Sebanyak 13 grup tari turut ambil bagian dalam ajang ini. Peserta menampilkan karya terbaik mereka di hadapan tiga orang dewan juri. Para peserta juga berkesempatan memperebutkan total hadiah senilai 15 juta rupiah.

    Acara ini pun makin istimewa, pasalnya juga disuguhkan penampilan dari 1001 Penari Pemecut Samandiman yang tampil memukau. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Nganjuk, Sidoarjo, Jember, Lumajang, Blitar, Jombang, Malang, Probolinggo, Waringin Jambi, Mimika Papua, serta Kota Surakarta, Balikpapan, Blitar, dan Bontang. Mereka menampilkan sebuah pertunjukkan kolosal yang menegaskan bahwa Pecut Samandiman telah menembus batas wilayah dan menjadi simbol kebanggaan budaya nusantara.

    Gus Qowim Kota Kediri Pecut Samandiman
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePerlu Dicontoh, Desa Keling Pertama Kalinya Gelar Karnaval Sesuai Aturan Pemkab Kediri
    Next Article Pesta Miras di Kediri, 1 Pemandu Lagu Tewas, 2 Lainnya Kritis

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.